FKGUSU, 13/9- Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Sumatera Utara (USU) dengan bangga mengumumkan pelaksanaan workshop bertema "MCQ Item Development" yang dihadiri oleh seluruh staf pengajar FKG USU. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengembangan soal berbasis Multiple Choice Questions (MCQ) yang digunakan dalam pembelajaran.
Dalam workshop ini, FKG USU menghadirkan narasumber terkemuka dalam bidang kedokteran gigi dan pengembangan soal, yaitu Prof. drg. Haslinda Z Tamin, M. Kes. Sp.Pros(K). Beliau guru besar di FKG USU yang sarat akan pengalam dan telah berkontribusi besar dalam pengembangan metode evaluasi dalam pendidikan kedokteran gigi. Disamping itu dalam pendirian Laboratorium Unit Jasa Industri Dental FKG USU merupakan karya dari beliau.
Selain itu, acara ini juga dibantu oleh fasilitator yang ahli dalam bidangnya, antara lain:
1. Dr. drg. Pitu Wulandari, S.Psi., Sp.Perio, Subsp.PP(K)
2. drg. Aini Hariyani Nasution, Sp.Perio, Subsp.RPID(K)
3. drg. Ariyani, M.DSc., Sp.Pros, Subsp.CPDI (K)
4. drg. Hendry Rusdy, M.Kes., Sp.BMM., Subsp. C.O.M. (K)
5. drg. Kholidina Imanda Harahap, M.DSc.
Workshop ini akan membahas berbagai aspek penting dalam pengembangan soal MCQ, termasuk teknik penulisan soal yang efektif, analisis butir soal, dan strategi evaluasi hasil tes. Peserta workshop akan memiliki kesempatan untuk memahami konsep-konsep ini secara mendalam dan berbagi pengalaman dengan sesama staf pengajar.
Dekan FKG USU, Dr. drg. Essie Octiara, Sp.KGA, Subsp.PKOA(K), memberikan sambutan pembukaan dalam acara ini. Beliau mengungkapkan pentingnya pengembangan soal yang berkualitas dalam meningkatkan proses pembelajaran di FKG USU dan menekankan komitmen fakultas untuk terus meningkatkan mutu pendidikan kedokteran gigi. Disamping itu merupakan pekerjaan berat bagi kita semua mengingat dalam menjalani UMP2DG kita mengigninkan kelulusan bagi anak-anak kita meningkat menjadi 100% dan ini harus kita capai.
Workshop MCQ Item Development ini diharapkan akan memberikan manfaat yang besar bagi staf pengajar FKG USU dalam meningkatkan keterampilan mereka dalam pengembangan soal evaluasi. Hal ini akan berdampak positif pada pengalaman belajar mahasiswa dan membantu FKG USU terus menjadi salah satu fakultas kedokteran gigi terbaik di Indonesia.