> Berita > Tingkatkan Kualitas Layanan, FKG USU Gelar Workshop “Service Excellent” Bersama Bank Syariah Indonesia
Tingkatkan Kualitas Layanan, FKG USU Gelar Workshop “Service Excellent” Bersama Bank Syariah Indonesia
Dipublikasi Pada
20 Februari 2025
Dipublikasi Oleh
Jefriansyah S.I.Kom
Thumbnail Tingkatkan Kualitas Layanan, FKG USU Gelar Workshop “Service Excellent” Bersama Bank Syariah Indonesia
Dalam rangka meningkatkan mutu layanan akademik dan administrasi, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU) menyelenggarakan Workshop Service Excellent bekerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Nazir Alwi FKG USU, dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta tenaga kependidikan yang antusias mengikuti rangkaian materi yang inspiratif dan aplikatif.
Workshop ini menghadirkan narasumber profesional dari BSI, yaitu:
Bapak Andi Oky – Deputi ISE BSI
Fariz – Regional Service Quality Officer
Abdillah Frima Kurnia – Regional Service Quality Officer
Ketiga narasumber memberikan pemaparan mendalam tentang prinsip-prinsip pelayanan prima (service excellent) yang telah diterapkan dalam dunia perbankan dan bagaimana konsep tersebut dapat diadopsi ke dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pelayanan terhadap mahasiswa, dosen, mitra, dan masyarakat umum.
Dalam sambutannya, Dekan FKG USU, Dr. drg. Essie Octiara, Sp.KGA., Subsp.PKOA(K), menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop ini. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas layanan menjadi salah satu prioritas utama fakultas dalam mewujudkan kampus yang ramah, profesional, dan unggul secara akademik.
"Workshop ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menciptakan budaya pelayanan yang tidak hanya cepat dan tepat, tetapi juga beretika, humanis, dan berorientasi pada kepuasan sivitas akademika serta mitra kerja," ujar Dr. Essie.
Sebagai pemateri pertama, Bapak Andi Oky memperkenalkan konsep Tabungan Wakaf, salah satu program unggulan dari BSI yang tengah dijajaki bersama Universitas Sumatera Utara. Program ini membuka peluang kolaborasi dalam pengelolaan dana berbasis syariah untuk mendukung kegiatan sosial dan pendidikan.
Sementara itu, Fariz dan Abdillah Frima Kurnia mengulas berbagai strategi membangun customer experience yang positif dalam institusi layanan publik seperti perguruan tinggi. Para peserta diajak untuk memahami pentingnya:
Sikap profesional dan empatik dalam memberikan layanan
Komunikasi efektif dan responsif
Penanganan keluhan dengan pendekatan solutif
Penguatan citra institusi melalui pelayanan berkualitas
Seluruh peserta tampak antusias mengikuti jalannya workshop. Dalam sesi diskusi dan simulasi layanan, para staf administrasi dan tenaga pendidik aktif berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam pelayanan sehari-hari serta mencari solusi yang dapat diterapkan secara nyata.
"Materi yang disampaikan sangat membuka perspektif kami dalam melihat pentingnya pelayanan sebagai bagian dari identitas institusi," ujar salah satu peserta workshop.
Workshop ini diharapkan menjadi titik awal perubahan budaya layanan di FKG USU menuju arah yang lebih progresif, adaptif, dan berorientasi pada kepuasan pengguna layanan. Penerapan service excellent tidak hanya penting untuk pelayanan administrasi, tetapi juga dalam interaksi dosen dengan mahasiswa, serta layanan eksternal dengan mitra dan masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi bersama Bank Syariah Indonesia, FKG USU siap menjadi institusi pendidikan kedokteran gigi yang unggul tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga dari kualitas pelayanannya.