Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara mengadakan pengambilan sumpah Dokter Gigi Periode 2 Tahun Akademik 2021/2022 pada tanggal 16 Januari 2022. FKG USU melakukan pengambilan sumpah 49 dokter gigi, alumni 4349-4397 secara semi daring di Ruang Nazir Alwi FKG USU. Pengambilan sumpah dipimpin oleh Dekan FKG US, Dr., drg., Essie Octiara Sp.KG, yang dipandu oleh pemuka agama. Acara dilanjutkan dengan penyerahan lafal sumpah kepada seluruh dokter gigi yang dilantik.
Acara pengambilan sumpah dokter gigi juga dimeriahkan oleh Paduan Suara FKG USU yang membawakan lagu yang berjudul “Karena Cinta”. Video suka duka para dokter gigi yang dilantik saat menjalani Pendidikan di FKG USU yang ditayangkan, menambah rasa haru prosesi pelantikan.
Pada kata sambutannya, Dekan menyampaikan kepada seluruh dokter gigi yang dilantik agar jangan pernah puas akan apa yang sudah dicapai dan terus belajar meningkatkan kemampuan dan keterampilan melalui Lembaga yang lebih tinggi yaitu program S2 maupun Spesialis. Dokter gigi yang dilantik diharapkan dapat kembali untuk berbagi atas apa yang sudah dicapai setelah menjadi dokter gigi, tetap menjaga etika berkomunikasi, etika dalam berorganisasi, dan etika dalam berprofesi, serta utamakan kejujuran, disiplin dan tetap rendah hati.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala DINKES Kota Medan yang diwakili oleh Ibu Muthia Nimphar, MARS yang menyebutkan bahwa penyakit gigi merupakan 10 besar penyakit di Puskesmas dimana semua metode pelayanan kuratif, promotif, preventif dan rehabilitatif sudah dilakukan tapi angka penyakit gigi tidak signifikan bergeser dari 10 besar, sehingga diharapkan dokter gigi yang telah dilantik hari ini dapat memberikan kontribusinya kepada masyarakat. Dokter gigi yang dilantik dituntut untuk tidak hanya dapat mengimplementasikan profesi secara baik dan benar, tetapi juga mampu memberikan contoh yang baik pada lingkungan sekitarnya.
Mewakili staf pengajar FKG USU, drg. Ariyani, Sp.Pros(K) menekankan kepada dokter gigi yang dilantik agar menjadi pribadi yang tangguh dan pantang menyerah serta memiliki empati terhadap sesama. Dengan gelar dokter gigi yang disandang diharapkan dapat mengabdi kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab moral bukan hanya untuk mencari materi semata, akan tetapi disertai dengan profesionalisme dalam bidang kedokteran gigi dan berperan aktif untuk mendukung program pemerintah di bidang Kesehatan Gigi dan Mulut, serta tetap menjaga nama baik almamater dan berkontribusi untuk almamater khususnya mendukung proses akreditasi FKG USU agar menjadi unggul.
Acara dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan oleh WADEK I, Dr. drg. Olivia Hanafiah, Sp.BM(K) kepada tiga dokter gigi terbaik yang dilantik yaitu drg. Annisa Maisaroh, drg. Dicky Guntara, dan drg. Rahma. Drg. Rahma dalam kesempatannya mewakili para dokter gigi yang dilantik, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen FKG USU, dan memiliki harapan setelah proses menimba ilmu, dokter gigi yang baru dilantik dapat menerapkan pola pikir pendidikan tinggi dalam menganalisis suatu persoalan sehingga ketika keluar dari FKG USU bukan hanya membawa gelar dan ilmu, tetapi juga menjadi pribadi yang mencerminkan sikap yang terpelajar serta rendah hati.
