> Berita > Kuliah Pakar drg. Ferdinand Hadinata, Sp.Perio: Mengupas Tuntas tentang “Soft Tissue management around dental implant with provisionalization”
Kuliah Pakar drg. Ferdinand Hadinata, Sp.Perio: Mengupas Tuntas tentang “Soft Tissue management around dental implant with provisionalization”
Dipublikasi Pada
22 Juli 2024
Dipublikasi Oleh
Jefriansyah S.I.Kom
Thumbnail Kuliah Pakar drg. Ferdinand Hadinata, Sp.Perio: Mengupas Tuntas tentang “Soft Tissue management around dental implant with provisionalization”
Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (FKG USU) kembali menggelar kuliah pakar yang kali ini menghadirkan drg. Ferdinand Hadinata, Sp.Perio, seorang ahli periodonsia terkemuka. Bertempat di Gedung B FKG USU, acara yang dilaksanakan pada hari Senin ini mengangkat topik "Soft Tissue Management Around Dental Implant with Provisionalization". Kegiatan ini digagas oleh Departemen Periodonsia FKG USU dan berhasil menarik minat banyak mahasiswa serta praktisi di bidang kedokteran gigi.
Kuliah dimulai pukul 09.00 WIB, dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Departemen Periodonsia, drg. Rina Andayani, Sp.Perio. Dalam sambutannya, drg. Rina menyampaikan pentingnya pengelolaan jaringan lunak di sekitar implan gigi untuk memastikan keberhasilan jangka panjang dari prosedur implan. Beliau juga menekankan bahwa pemilihan topik ini sangat relevan mengingat semakin meningkatnya kebutuhan akan perawatan implan gigi yang presisi dan efektif.
drg. Ferdinand Hadinata, Sp.Perio memulai presentasinya dengan memperkenalkan konsep dasar manajemen jaringan lunak di sekitar implan gigi. Ia menjelaskan bahwa jaringan lunak yang sehat dan stabil adalah kunci utama untuk mencegah komplikasi seperti peri-implantitis dan untuk memastikan estetika yang optimal. Dengan pendekatan yang sistematis dan berbasis bukti, drg. Ferdinand membahas teknik-teknik canggih dalam provisionalization, yakni penggunaan restorasi sementara untuk membentuk dan menjaga profil jaringan lunak sebelum pemasangan restorasi definitif.
"Provisionalization bukan hanya tentang estetika, tetapi juga tentang fungsionalitas dan kesehatan jaringan di sekitar implan," tegas drg. Ferdinand. Ia menambahkan bahwa keberhasilan jangka panjang dari implan gigi sangat bergantung pada kemampuan dokter gigi dalam mengelola jaringan lunak secara tepat sejak awal perawatan.
Kuliah ini tidak hanya diisi dengan presentasi teoritis, tetapi juga dengan demonstrasi langsung melalui video kasus-kasus yang telah ditangani oleh drg. Ferdinand. Para peserta diajak untuk melihat secara detail setiap langkah dalam prosedur provisionalization, mulai dari pemilihan bahan hingga teknik pemasangan yang tepat. Diskusi interaktif pun berlangsung hangat, dengan banyaknya pertanyaan dari peserta yang antusias ingin mengetahui lebih dalam mengenai teknik dan tips praktis dari sang pakar.
Salah satu peserta, drg. Amelia, mengungkapkan bahwa kuliah ini sangat membuka wawasannya. "Selama ini saya sering mengalami kesulitan dalam mengelola jaringan lunak di sekitar implan. Penjelasan dan demonstrasi dari drg. Ferdinand sangat membantu dan saya yakin akan menerapkan teknik-teknik yang diajarkan dalam praktik sehari-hari," ujarnya.
Acara kuliah pakar ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan plakat penghargaan kepada drg. Ferdinand Hadinata, Sp.Perio oleh Dekan FKG USU, Dr. drg. Essie Octiara Sp.KGA., Subsp.PKOA(K). Dalam sambutannya, Dekan FKG USU menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kesediaan drg. Ferdinand untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang sangat berharga. Beliau juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa serta praktisi di bidang kedokteran gigi.
Dengan suksesnya acara ini, Departemen Periodonsia FKG USU membuktikan komitmennya dalam menyediakan pendidikan berkualitas dan terus berupaya menjadi yang terdepan dalam perkembangan ilmu kedokteran gigi di Indonesia.