> Berita > FKG USU Selenggarakan Kuliah Umum Bahas Dampak UU Kesehatan 17/2023 dan PP 28/2024 terhadap Pendidikan Kedokteran Gigi
FKG USU Selenggarakan Kuliah Umum Bahas Dampak UU Kesehatan 17/2023 dan PP 28/2024 terhadap Pendidikan Kedokteran Gigi
Dipublikasi Pada
10 Desember 2024
Dipublikasi Oleh
Jefriansyah S.I.Kom
Thumbnail FKG USU Selenggarakan Kuliah Umum Bahas Dampak UU Kesehatan 17/2023 dan PP 28/2024 terhadap Pendidikan Kedokteran Gigi
FKG USU) menggelar kuliah umum penting bertema “Pendidikan Kedokteran Gigi Era UU Kesehatan 17/2023 dan PP 28/2024”, menghadirkan Dr. dr. Beni Satria, M.Kes., S.H., M.H., CPMed., CPArb., CPCLE, CMC—seorang praktisi hukum berpengalaman dan ahli dalam kebijakan kesehatan nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang Nazir Alwi, FKG USU, ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa, dosen, serta tenaga kesehatan mengenai dinamika regulasi terbaru yang berdampak langsung pada pendidikan dan praktik kedokteran gigi di Indonesia.
Dalam pemaparannya, Dr. Beni Satria menjelaskan dampak dari implementasi Undang-Undang Kesehatan Nomor 17 Tahun 2023 dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024, khususnya terhadap standar pendidikan kedokteran gigi, tata kelola institusi, serta peran profesi dokter gigi di era kebijakan kesehatan yang baru.
“Pemahaman terhadap aspek hukum sangat penting bagi institusi pendidikan kedokteran gigi. Dengan mengetahui arah kebijakan, kita bisa bersiap dan beradaptasi secara strategis,” jelas Dr. Beni dalam sesi presentasi.
Acara ini dimoderatori oleh drg. Ranu Putra Armidin, MKM, yang memandu jalannya diskusi secara profesional dan komunikatif. Peserta aktif menyampaikan pandangan, pertanyaan, hingga studi kasus terkait tantangan implementasi kebijakan baru dalam konteks pendidikan dan layanan kesehatan gigi.
Diskusi yang berlangsung hangat ini membuka wawasan peserta mengenai bagaimana sinergi antara akademisi dan praktisi dapat dibangun untuk menjawab tuntutan perubahan regulasi.
Dekan FKG USU, Dr. drg. Essie Octiara, Sp.KGA., Subsp.PKOA(K), dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyelenggarakan forum ilmiah yang membahas perubahan kebijakan nasional, terutama yang berkaitan langsung dengan pendidikan kedokteran gigi.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga mempersiapkan mahasiswa dan dosen menghadapi realitas regulasi baru secara adaptif dan profesional,” ujar Dr. Essie.
Kuliah umum ini menjadi salah satu upaya konkret FKG USU dalam memastikan bahwa seluruh sivitas akademika siap menghadapi perubahan regulasi dengan wawasan yang memadai. Diharapkan, kegiatan seperti ini terus berlangsung secara berkala sebagai bentuk aktualisasi dari komitmen FKG USU dalam menjaga mutu dan relevansi pendidikan di tengah dinamika kebijakan kesehatan nasional.